I LOVE THIS MOVIE "Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck"

I LOVE THIS MOVIE"Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck"


1. Identitas Singkat FIlm

   -Pevita Pearce ( Berperan sebagai Hayati keponakan datuk penguhulu adat bunga desa batipuh )

 

-Herjunot ALi ( Berperan sebagai Zainudin pemuda tak tentu asal turunan Sulawesi dan Minang )

 

-Reza Rahardian ( Berperan sebagai Aziz kakak dari sahabat Hayati dari Padang Panjang )

 

-Randy Nidji ( Berperan sebagai bang Muluk teman seperjuangan Zainudin semasa hidup )

 

-Arzetti Bilbina ( Berperan sebagai Ibu Bang Muluk sahabat Zainduin dari Padang Panjang )

 

-Kevin Andrean ( Berperan sebagai sahabat uda Aziz dari Padang Panjang )

 

-Jajang C Noer ( Berperan sebagai bibi Zainudin dari Minang desa Batipuh )

 

-Ninik L Karim ( Berperan sebagai Mak Base bibi Zainudin dari Sulawesi )

 

-Musra Dahrizal Katik Darjo Mangkuto (Berperan sebagai datuk penghulu adat paman dari Hayati )

 

Sutradara : Suni Soraya

 

Durasi : 164 menit, dan 195 menit ( Versi Extendeed )

  

Distributor : Soraya Interence Film

 

Tanggal Rilis : 19 Desember 2013, dan 11 September 2014 ( Versi Extendeed )

 

 

2. Alur Cerita Film Yang Menarik

   

I Love This Movie!!! Hampir 70% dari keseluruhan alur cetia Film ini menarik, film ini menceritkan seorang anak muda yang sedari kecil ditimpah musibah kehilangan kedua orang tua dan hidup sebatang kara diurus oleh mak base bibi dari adik ibu zainduin yang berada di Sulawesi . Zainudin yang bermaksud ingin bersilaturahmi ke kampung halaman almarhum ayahnya di Sumatera Barat desa Batipuh dari awal sudah mendapatkan penolakan dari keluarga ayahnya di desa batipuh dikarenakan keluarga zainudin yang dari desa btipuh merupakan dari keluarga yang kurang mampu sehingga dari awal kedatangan zainudin ke batipuh seolah-olah mau menerima zaiunudin dikarenakan sedikit uang darinya. Selama di desa Batipuh pamannya yang memperkenalkan negeri dimana ayahnya berasal namun disuatu hari ketika dia berjalan bersama pamannya ia melihat kecantikan bunganya batipuh yaitu Hayati

 Hayati yatim piatu yang tinggal bersama pamannya merupakan datuk penghulu adat yang memegan teguh adat istiadat negeri minang kabau, moment menarik ketika pertemuan Zainudin dan Hayati ketika sedang berteduh di lapau seorang pedagang,Zainudin rela berbasah-basahan memelihara anak seorang gadis dengan meminjamkan payungnya untuk hayati dan sahabatnya, dari situlah Hayati dan Zainudin bersahutan mulut dan menjadi akrab menjalin hubungan kasih sayang tanpa melanggar syariat islam.

    Akan tetapi datuk penghulu adat mengetahui hubungan mereka yang membuat Zainudin diusir dari desa batipuh dengan segala ancaman kepada Zainudin, Zainudin harus merelakan hubungannya, namun  disimpang perjalan ketika Zainduin ingin melepas semuanya, Hayati yang berberat hati tak ingin melepas Zainudin datang disimpang jalan itu dan bersumpah Kepada Nenek Moyang beserta Tuhan akan setia menunggu kepulangan Zainudin untuk meminangnya, dengan itu akhirnya Zainudin pergi dengan harapan penuh. Namun ujung tombak cerit a yang paling menarik versi saya adalah ketika hubungan mereka yang harus berpisah lantaran restu dan perkawinan harta, adat dan istiadat, Zainudin yang menderita sakit hati hingga 3 bulan terkapar di atas ranjang yang disaksikan mantan kekasihnya Hayati berkunjung bersama suami sahnya Uda Aziz untuk meringankan sakit yang diderita ,di adegan itu Hayati memanggil nama Zainudin yang tergulling dengan sebutan kasih dari Hayati yaitu Engku Zainduin” Engku Zainudin 3x” akhirnya Zainduin berbalik arah dan berkata “siapa yang memanggil namaku, itukah kekasihku hayati,ternayat benar itu kau kekasihku , kemarilah kekasihku , sudah kusiapkan datuk penghulu adat ,baju berkurung ini yang saya suka , sesuai dengan pakaian pengantin kita, setelah ijab kabul , kau kan ujak ziarah , ke kuburan ninik mamakku(ibuk dak ayahnya) lalu berkeliling melihat butajungpandang Sulawesi kota kelahiranku” Namun dipercakapan itu hayati hanya terdiam menangis beserta bang muluk , dokter zainudin , ibu bang muluk dan Aziz. Zainudin berkata lagi “ hei kekasihku kenapa kau mundur maju, tidak siapkah kau? Kemarikan tanganmu, namun saat hayati mengulurkan tangannya Zainudin melihat tangannya yang berinai dan berkata sudah kepunyaan orang lain , haram saya menyentuhnya pergi kau semeuanya “ disitu adalah adegan yang membuat saya meneteskan airmata melihat ketulusan Zainduin kepada cinta sejatinya namun tak menyatu dan dihinakan seperti itu.

 

    Namun nyatanya siapa sangkah salah satu adegan lanjutan difilm ini yang membuat saya merasakan kekuatan cinta yaitu ketika hari balasan kepada hayati, Zainudin menjadi kaya raya bergelimang harta uang sayap kertas yang ditemani sahabatnya Bang Muluk merantau ke tanah jawa lantaran sakit hati yang diderita menjadikan dia seoragn yang termahsyur baik hati terkenal budi pekerti, sehingga dia memegang surat kabar yang dipercayakan penerbit dari jakarta ke surabaya, tak disangka hukum alam cepat mendatangi Hayati dan suaminya Aziz mereka jatuh miskin dan menumpang hidup dirumah Zainudin, ZAainudin yang terkenal baik itu dengan besar hati menerima mereka dirumahnya untuk menumpang namun ketika aziz pergi untuk melanjutkan mencari pekerjaan Hayati ditinggal dan menerima Surat yang berisikan talak unutk hayati dan Kabar mengerikan bahwa aziz sudah tiada dengan tujuan mengembalikan hayati kepada Zainduin. Namun mereka tak bersama melainkan diujung cerita hayati pergi selamanya karena balasan yang disesali Zainudin menyebabkan Hayati meninggal akibat kecelakaan Kapal yang dinaikinya namun disaat akan menghembuskan nafas terakhir mereka kembali bersama bahwa hayati sejatinyanya adalah Zainudin dan Sejatinya Zainduin adalah Hayati.

             

    Sebenernya masih banyak cerita yang sangat menarik dikasih film TKVDW ini namun terlalu panjang cerita yang saya bagikan akan membuat anda jadi bosan yuk tonton filmnya Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck di Aplikasi Kesayangan anda.

3. Nilai Pesan FIlm Yang Berharga

     Film ini menceritkan kisah kehidupan yang sangat komplit mulai dari Penderitaan, Perjuangan, Cinta, dan Perbedaan adat istiadat. Banyak pesan moral yang bermanfaat buat diri kita difilm ini bahwa kita sebagai manusia tidak berhak menilai sesama manusia dari sudut pandang apapun , difilm ini jelas menayangkan pertentangan kisah asmara anak muda karena tidak jelas asal turunan dan hanya orang miskin yang sebatang kara yang tak akan mampu menikahi seorang perempuan lantaran sama-sama miskin, dan pada akhirnya penilaian sebelah mata beranggapan jika sama asal turunan dan kaya raya mampu membuat hidup lebih baik malah berbalik dari ekspektasi menyebabkan kehancuran yang lebih parah namun yang dipandang sbelah mata tadi mampu beridir di puncak tertinggi dan menertawai orang yang beranggapan salah kepada dirinya, jadi film ini mengjarkan kita tidak boleh untuk memandang sebelah mata sesama manusia, karna yang hanya berhak menilai manusia satu-satunya hanya DIA TUHAN , Terimakasih semoga bermanfaat.

Komentar